Jambi, Uji Kompetensi, 2 Gelas Es Tebu dan Sungai Batanghari
- Thursday, July 30, 2009, 22:44
- My Story
- 553 views
- 3 comments
Ini adalah sebuah kisah perjalanan ke kota Jambi, 27 Juli 2009 aku mendarat di Bandara Sultan Thaha. Kesan pertama aku menginjakkan kaki di kota jambi, hawa terasa panas. Aku menuju penginapan dengan shuttle bandara P.O. Damri yang hanya 30.000 rupiah.
Hawa sedikit panas.. Hmmm… banyak “BH” di jalanan (eits.. jangan negatif thinking dulu.. coba aja ke Jambi pasti tau maksudku)
Sebuah tugas membawaku ke kota Jambi, aku harus mengemban tugas untuk memandu sekaligus mengawasi pelaksanaan Uji Kompetensi Teknologi Informasi dan Komunikasi SMA. Aku tiba siang hari, jadi sorenya aku cari info melalui telp dimana tempat jalan-jalan di kota Jambi. Berdasarkan petunjuk dari sodaraku, aku akhirnya berangkat menggunakan bemo (angkot) tepatnya mobil L300 warna biru ke mall WTC (Ramayana) kota Jambi. Angkot full musik, aku pikir hal biasa, sopirnya suka musik. Namun ternyata ada yang unik. Hal ini aku sadari di hari ke dua, ke tiga, ternyata hampir sebagian besar angkot di kota Jambi Full Music.
Di malam terakhir di Jambi, seorang teman membawaku berputar-putar keliling Jambi. a..Ha..
ini yang aku harapkan sejak hari pertama aku di Jambi. (Kendaraan di Jambi dari tempatku menginap paling malam hanya sampai jam 7 malam, jadi beresiko g bisa balik kalau kemaleman)
Pak Indri mengajakku untuk makan jagung bakar dan minum es tebu di “Tanggo Rajo” sebuah tempat di tepian sungai Batanghari. Pemandangan cukup indah, lampu terlihat memantul di permukaan sungai. Tampak di mata bayangan lampu kuning dengan latar hitam.
Beberapa saat, kami melanjutkan berkeliling, melewati beberapa perkantoran, kantor gubernur, perkantoran perbankan, dan jembatan Makalam yang sempat aku shoot dengan G705-ku.
Oh iya, satu hal. Ada sebuah mitos di Jambi, konon katanya, barangsiapa yang minum air Tebu di Sungai Batanghari niscaya akan kembali ke Jambi suatu saat… Wah.. mungkin juga.. siapa tau..
About the Author
3 Comments on “Jambi, Uji Kompetensi, 2 Gelas Es Tebu dan Sungai Batanghari”
Write a Comment
Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Saat Rendy gagal datang di acara ulangtahun pernikahannya sendiri, Mae pun ngambek dan minta pulang ke rumah orangtuanya. Babe MardiI (Jaja Mihardja) dan Bu mardiI (Meriam Bellina) bukannya membujuk Mae supaya kembali ke suami, mereka malah mendukung Mae menceraikan Rendy karena Rendy gagal memberikan mereka cucu
Diangkat dari novel karya Habibburahman El Shirazy. Ketika Cinta Bertasbih terdiri dari 2 seri dan populer di kalangan para pecinta buku tanah air. Hingga kini lebih dari 1 juta eksemplar novel tersebut laku terjual.



wah..ditunggu kedatangan selanjutnya, mas
salam kenal..
Saya masduki di Jambi. Saya menawarkan tebu buah asli dari Jambi sebagai bahan baku pembuatan es sari tebu yang manisnya menggigit dan airnya banyak. Tebu Jambi telah banyak dikirim ke Jakarta dan dijual di mall2 terkenal di Jakarta. Bahkan kabarnya telah diwaralabakan. Apabila rekan2 membutuhkan tebu Jambi, saya siap mensuplaynya. Hub 081373212009
kesasar kesini ne..
tulisannya bagus
alur ceritanya juga enak dibaca.
good luck ya..