Antasari, Sebuah Kehilafan atau Konspirasi?…
- Saturday, May 9, 2009, 16:38
- Something
- 354 views
- Add a comment
Sebagian dari kita mungkin Akan merasa terkejut atas berita di media yang mengungkap kasus penembakan Nasrudin Zulkarnaen yang tersangkanya adalah Ketua KPK ANtasari Azhar. Berbagai macam dugaan meliputi benak berbagai kalangan, mulai dari dugaan perselingkuhan, dendam, hingga kasus tindak korupsi.
Tulisan ini sebenarnya adalah sebuah Opini, dugaan yang bersemayam di benakku. Menurutku terkait dengan dugaan perselingkuhan, kalaupun memang benar beliau melakukannya, itu merupakan kekhilafan seorang Antasari sebagai manusia biasa dan Pria pada umumnya. Tapi tidak menutup kemungkinan wanita yang disebut-sebut sebagai saksi kunci, mendapat mandat dari seseorang, entah karena ancaman atau giuran rupiah yang menjanjikan, untuk menggoda seorang Antasari. Tidak lain tujuannya terkait konspirasi yang berusaha menyingkirkan sang pemberantas korupsi.
Sebagaimana diketahui, tindak korupsi di negara kita cukup merajalela, dan hampir pasti banyak pejabat negara maupun swasta yang terlibat tindak pidana tersebut.
Bayangkan saja, bagaimana jika kita senantiasa dihantui rasa takut yang berkepanjangan, makan tak nikmat, tidur tak nyenyak, bahkan bercinta pun tak puas, ha..ha.. (g nyambung). Normalnya, seseorang akan berusaha mengenyahkan rasa takut yang dialaminya. Itulah yang mungkin terjadi pada para koruptor yang merasa ketakutan pada KPK.
Seorang Antasari yang tampak getol untuk mengemban amanah memberantas korupsi, mungkin akan menjadi ancaman bagi para oknum pejabat yang terlibat korupsi. Mungkin mereka sepakat dengan kelompoknya untuk membuat sebuah konspirasi untuk menyingkirkan seorang Antasari dari meja singgasana KPK.
Kalaupun nanti pengadilan memutuskan Antasari bersalah, belum tentu putusan itu benar, bisa jadi ada faktor politis atau sebuah konspirasi, sebagaimana kita sama-sama tau kalau banyak oknum pengadilan yang juga ketakutan kalau mereka terseret oleh KPK ke jeruji besi karena terlibat Tipikor (Tindak Pidana Korupsi).
Hanya seorang Tuhan dan Antasari yang tau.. Seorang Antasari tidak akan sembarangan bicara kepada “musuh-musuhnya”, karena bisa jadi dia sedang berstrategi untuk melakukan pembelaan di saat yang tepat…
Satu hal yang pasti, kiranya ada upaya pengalihan perhatian rakyat terhadap kasus-kasus korupsi dengan kejadian ini. Welll who knows…
About the Author
Write a Comment
Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Saat Rendy gagal datang di acara ulangtahun pernikahannya sendiri, Mae pun ngambek dan minta pulang ke rumah orangtuanya. Babe MardiI (Jaja Mihardja) dan Bu mardiI (Meriam Bellina) bukannya membujuk Mae supaya kembali ke suami, mereka malah mendukung Mae menceraikan Rendy karena Rendy gagal memberikan mereka cucu
Diangkat dari novel karya Habibburahman El Shirazy. Ketika Cinta Bertasbih terdiri dari 2 seri dan populer di kalangan para pecinta buku tanah air. Hingga kini lebih dari 1 juta eksemplar novel tersebut laku terjual.


